Konferensi ke-27 Menteri Subkawasan Mekong yang dipeluas (GMS) berlangsung dari 26 hingga 28 November di Bangkok, Ibu kota Thailand (Foto: VOV)

Dalam konferensi tersebut, negara-negara anggota meninjau hasil kerja sama selama ini, menegaskan kembali komitmen untuk melaksanakan Kerangka Strategis GMS hingga tahun 2030, dan mencatat berbagai capaian di bidang perdagangan, investasi, energi, kesehatan, pertanian, infrastruktur, pengembangan perkotaan, dan pariwisata. Yang patut diperhatikan ialah strategi kerja sama energi untuk periode 2024-2030 yang telah disepakati visi transisi yang hijau dan aman. Di antaranya, Inisiatif jaringan listrik ASEAN yang diluncurkan pada Oktober 2025, dianggap sebagai peluang kunci untuk memperkuat kerja sama dan menarik investasi.

Delegasi Vietnam yang dikepalai oleh Wakil Menteri Keuangan Tran Quoc Phuong, berbagi kebijakan pengembangan sosial-ekonomi, menekankan peran desentralisasi di tingkat daerah, dan mendoorng kerja sama publik-swasta di bidang infrastruktur dan energi berkelanjutan. Vietnam menegaskan komitmennya yang akan berkoordinasi erat dengan negara-negara anggota, khususnya pada tahun 2026 ketika Vietnam memikul peran sebagai negara tuan rumah GMS.