Wakil Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam, Nguyen Hoang Long dan perwakilan IRENA. Foto: VGP

Menurut Wakil Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam, Nguyen Hoang Long, hal ini menandai kemajuan penting dalam proses integrasi internasional dari sektor energi. Langkah tersebut menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi Vietnam untuk memperkuat pertukaran kebijakan, mengakses basis data, analisis, dan dukungan teknis untuk melayani perencanaan dan pengembangan energi terbarukan dan transisi energi sesuai dengan orientasi yang telah disahkan.

Sementara itu, perwakilan IRENA menegaskan bahwa lembaga tersebut mengapresiasi kebijakan pengembangan energi Vietnam, termasuk energi terbarukan. Ia percaya bahwa bergabungnya Vietnam dengan IRENA akan membuka banyak peluang kerja sama praktis terutama dalam dukungan kebijakan, pengembangan proyek, dan mobilisasi sumber daya untuk transisi energi.

IRENA merupakan organisasi terkemuka di dunia di sektor energi terbarukan, yang didirikan pada tahun 2009. Saat ini IRENA beranggotakan 170 negara dan Uni Eropa. IRENA memainkan peran sentral dalam mendukung negara-negara dalam menyusun kebijakan dan strategi, mengakses teknologi, data, dan analisis, serta mempromosikan kerja sama dan investasi di sektor energi terbarukan.