Wakil PM Tran Hong Ha, para Dubes dan Kuasa Usaha Sementara Uni Eropa berfoto bersama (Foto: VGP)

Dalam pertemuan tersebut, Wakil PM Tran Hong Ha menekankan bahwa Vietnam dan UE memiliki potensi besar untuk bekerja sama dan saling mendukung di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan hingga sains-teknologi, adaptasi terhadap perubahan iklim, kebudayaan, pendidikan-pelatihan serta silaturahmi rakyat.

Terkait kerja samadi bidang kelautan, Vietnam enyatakan keinginannya untuk mendorong kerja sama yang lebih erat dengan UE, di antaranya memprioritaskan perlindungan lingkungan laut, ekonomi kelautan, penangkapan hasil perikanan yang bertangung jawab, termasuk pemberantasan penangkapan hasil perikanan secara ilegal, tidak dilaporkan dan tidak sesuai dengan ketentuan (IUU).

Di pihaknya, Rafael De Bustamante, Kuasa Usaha Sementara UE di Vietnam menegaskan bahwa Vietnam merupakan mitra prioritas bagi UE di kawasan Asia Tenggara. Ia menginginkan agar hubungan Vietnam-UE segera ditingkatkan menjadi hubungan Kemitraan strategis komprehensif dan terus diperkuat di semua sektor. Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan yang efektif Perjanjian EVFTA, pengembangan berbagai proyek infrastruktur transportasi, transformasi hijau, transformasi digital, serta pelaksanaan Pernyataan Mitra Transformasi Energi yang Adil (JETP) guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan.