Wabah virus Chikungunya mulai menular sejak awal tahun ini di pulau-pulau Afrika di Samudera Hindia. Virus tersebut setelah itu telah menular ke negara-negara lain di Afrika, India dan Asia Tenggara.
Di Negara-negara Eropa juga muncul kasus-kasus penularan dari luar ke benua ini. Menurut WHO di Prancis sejak tgl 01 Mei hingga sekarang telah ditemukan 800 kasus yang ketularan virus Chikungunya yang masuk dengan 12 kasus ketularan yang dicatat di beberapa daerah di Prancis Selatan.
Wabah virus Chikungunya sekarang belum ada metode pengobatan khusus, penularan terutama melalui nyamuk aedes dan bisa menyebabkan meledaknya gelombang-gelombang wabah dengan cepat dan berskala besar.
