(VOVworld) – Dalam produksi beras sekarang ini, provinsi Dong Thap (Vietnam Selatan) memilih arah maju baru, yaitu menerapkan pola “sawah konektivitas”. Dengan pilihan ini, provinsi ini ingin mengkonektivitaskan secara erat kaum tani dengan badan usaha ekspor lebih dari pada memperhatikan skala produksi yang besar atau kecil. Disamping itu, kaum tani yang ikut serta dalam pola ini akan tahu menanam pohon apa, menjual produknya kepada siapa dan bagaimana caranya menjual. Dalam pada itu, badan usaha juga tidak harus memikirkan membeli produk dari mana, dari siapa dan bagaimana caranya membeli.


Ketika ikut serta dalam sawah konektivitas di provinsi Dong Thap, kaum tani mendapat bantuan dari para teknisi untuk menerapkan proses produksi. Profesor, Doktor Vo Tong Xuan menekankan bahwa ini adalah bentuk konektivitas yang memberikan hasil-guna yang praksis kepada kaum tani. “Koperasi adalah bentuk yang sangat kondusif bagi semua perusahaan untuk bisa melakukan konektivitas dan perusahaan-perusahaan yang punya input membantu anggota koperasi mendapat pupuk dan obat anti hama yang baik. Akhirnya, ketika kaum tani melakukan produksi tepat pada proses, maka perusahaan yang punya out-put akan membeli produk mereka. Ketika badan usaha membelinya untuk diolah menjadi beras jadi, maka bisa mendaftarkan brand. Ini adalah bentuk sangat baik”.

Menerapkan dengan sukses pola “sawah konektivitas” juga memberikan sumbangan kepada semua daerah menyelesaikan kriterium tentang pembangunan pedesaan baru. Karena, menurut kebijakan pembangunan pedesaan baru, setiap kecamatan harus ada sedikit-dikitnya satu pola ekonomi barang dagangan besar. Dan untuk meningkatkan kehidupan rakyat, tidak ada cara lain ialah harus membangun dan mengembangkan semua sawah percontohan besar dengan adanya konektivitas, investasi dan pemasaran dengan badan usaha. Ini barulah tujuan pertanian yang berkesinambungan yang tidak hanya berdasarkan pada skala yang besar atau kecil. Doktor Dang Kim Son, Kepala Institut Kebijakan dan Strategi Pengembangan Pertanian dari Kementerian Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam menunjukkan: “Sawah percontohan besar” mengungkapkan opsi produksi, mengarah ke skala produksi besar, sedangkan, “sawah konektivitas” mengarah ke faktor “kerjasama” antara para produsen dan hubungan “konektivitas” antara produksi dengan pemasaran. “Sawah konektivitas menekankan segi konektivitas antara semua faktor. Yaitu, “sawah konektivitas” menunjukkan isi pengorganisasian produksi lebih banyak. Dalam pola konektivitas, “kaum tani harus melakukan konektivitas satu sama lain dalam bentuk ekonomi koperasi, konektivitas antara kaum tani dengan wirausaha dalam semua bentuk dan lain-lain”.
Hasil-guna dari “sawah konektivitas” di provinsi Dong Thap telah turut membangun konektivitas yang erat tentang input kepada produksi dan pemasaran produk yang bermutu tinggi dan stabil antara para anggota koperasi dan semua badan usaha. Dari situ, membantu kaum tani merasa tenang melakukan kerjasama produksi secara berhasil-guna di sawahnya, turut menyelesaikan semua kriterium tentang pembangunan pedesaan baru./.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ
