Destinasi pertama yang dikunjungi rombongan penyanyi ASEAN yalah Lanskap Trang An (Propinsi Ninh Binh)-Pusaka Budaya Dunia Gabungan yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2014 karena memenuhi kedua faktor yang menonjol tentang kebudayaan dan pemandangan alam.

Penyanyi Marutida Boonmongkol (kiri) dan Paisam Sungoon (Thailand) menganggap bahwa ini merupakan satu pengalaman yang sangat luar biasa

Duduk bersama dengan dua penyanyi Thailand yalah penyanyi Lathisya (baris depan sebelah kiri) dan Affarah asal Indonesia.

Kedua penyanyi Indonesia dengan antusias bernyanyi Lagu Kebangsaan Indonesia di daerah perairan di Lanskap Trang An.

Tim musik Super Bow asal Jepang (tiga penyanyi sebelah kiri) dan dua penyanyi Kamboja: Nam Bunnarath dan Kong Sothearithsal.

Kembali ke kota Sam Son (Propinsi Thanh Hoa) dari Lanskap Trang An, para penyanyi ASEAN menghadiri Roadshow dengan pesan: "Hidup secara harmonis dengan alam" yang diselenggarakan oleh Grup FLC.

Penyanyi Aung Hteta (kiri) dan Ni Ni Khin Zaw (Myanmar) berbaur pada dansa flashmob dengan para seniman Vietnam.

Penyanyi Inthavong Phonesavanh (ujung paling kiri) dan Thirasack Khampasong (berdiri di samping) asal Laos.

Para kontestan "Nyanyian ASEAN+3"-2017 mengayuh sepeda sepanjang garis pantai Sam Son, Propinsi Thanh Hoa

dan mengikuti aktivitas membersihkan pantai

Ini merupakan pengalaman pengalaman yang bermakna dan interesan bagi semua para kontestan menjelang babak semi final kontes "Nyanyian ASEAN+3"-2017 yang akan berlangsung Minggu Malam (19/8) di Gugus Peristiwa FLC, Sam Son, Propinsi Thanh Hoa.