(VOVworld) – Satu klinik gratis di jalan Kim Dong, kabupaten Hoang Mai, kota Hanoi sudah sejak lama menjadi alamat yang beken dari warga kota Hanoi. Orang pertama yang menegakkan dan menggerakkan para dokter pensiunan untuk bersama-sama membentuk klinik gratis ini yaitu ibu Truong Thi Hoi To. Ketika pensiun, mungkin bisa menikmati masa tua dalam perawatan yang diberikan oleh anak, cucu, tapi, dia menyediakan waktu dan tenaga untuk mengabadi komunitas.

Selama lebih dari 20 tahun ini, tanpa memperdulikan cuaca panas atau hujan, pada hari Senin dan Kamis setiap pekan, dokter lansia ini tetap dengan rajin memeriksa, memberikan obat-obatan, memberikan konsultasi dan pengobatan secara gratis kepada puluhan ribu pasien miskin. Saban bulan, dia menyediakan gaji pensiun dan menggerakkan sokongan dari anak, cucu untuk membeli peralatan medis dan memberikan obat-obatan secara gratis kepada orang miskin. Waktu lebih dari 20 tahun adalah waktu dimana dokter Truong Thi Hoi To dan para rekannya memberikan andil secara tidak mengenal lelah dengan hati dan simpati terhadap orang miskin dan orang yang bernasib malang dalam kehidupan. Juru rawat Le Thi Soc yang sedang bekerja bersama dengan dokter Truong Thi Hoi To mengatakan: “Dewasa ini, orang seperti ibu Truong Thi Hoi To langka sekali, tidak bisa ada. Sejak tahun 1992 hingga sekarang, dia telah memberikan uang dan tenaga untuk membantu anak-anak penyandang cacad. Dia adalah orang yang punya perasaan hangat dengan pekerjaan sosial”.
Kabar baik itu tersebar jauh, klinik amal dari dokter Truong Thi Hoi To telah menyambut kedatangan banyak pasien miskin, kaum lansia dan dia menjadi sanak keluarga mereka. Para dokter di klinik ini selalu akrab, terbuka dan para pasien mendapat konsultasi dan penjelasan secara sepenuh hati. Saudari Dang Thi Nhan di kecamatan Giap Bat, kabupaten Hoang Mai yang punya suami dan anak yang adalah orang penyandang cacad yang selalu diobati oleh dokter Truong Thi Hoi To memberitahukan: “Dokter Truong Thi Hoi To selalu memberikan prioritas kepada keluarga saya, karena keluarga saya adalah kepala keluarga miskin yang punya dua orang penyandang cacad. Saya juga terkena banyak penyakit. Saban hari, dia memberikan obat-obatan secara lengkap kepada saya”.
Citra dokter yang sudah berusia 80 tahun Truong Thi Hoi To dengan rambut ubanan melakukan pemeriksaan penyakit, memberikan penjelasan dengan sepenuh hati kepada setiap pasien telah meninggalkan kesan yang mendalam terhadap semua orang yang datang ke klinik ini. Dokter Truong Thi Hoi To menyatakan bahwa “kalau masih sehat, saya dan para rekan lansia terus melakukan pekerjaan amal”./.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ
