(VOVworld) – Bagi anak-anak biasa, pekerjaan mendidik dan merawat sudah sulit, apalagi bagi anak-anak autis dan kurang berkembang, pekerjaan ini semakin lebih sulit. Walaupun begitu, dengan kecintaan terhadap anak-anak, simpati dan semangat tanggung-jawab sebagai guru, maka Bu guru Huynh Thi Hoa Hong dari Sekolah Dasar (SD) Tran Quoc Toan, kabupaten 5, kota Ho Chi Minh telah membantu banyak pelajar pengidap autisme semakin menjadi kemajuan tentang pemahaman, perasaan dan berbaur secara lebih baik pada masyarakat.
Dalam waktu lebih dari 10 tahun berkaitan dengan sekolah ini, walaupun belum pernah mendapat penataran secara sistimatik tentang metode mendidik anak-anak autis dan kurang berkembang, tapi Bu guru Hong tetap tekun, sabar dan rajin belajar, mencari tahu agar semua pengajarannya di klas menjadi hidup-hidup dan menarik hati anak-anak sehingga membuat anak-anak ini semakin mencintai sekolahan dan haus belajar. Bersimpati secara mendalam terhadap semua penderitaan yang dialami oleh anak-anak ini, Bu guru Hong telah sepenuh hati mengajar dengan semua rasa kasih sayang. Tidak hanya berusaha mengajar anak-anak tahu membaca, menulis dan berinteraksi, dia juga sepenuh hati memberikan bimbingan kepada anak-anak ini tentang cara merawat diri sendiri, mengenakan pakaian sendiri, makan sendiri dan lain-lain. Ketika saban hari melakukan kontak dengan anak-anak ini, dapat melihat kemajuan walaupun sedikitl juga membuat dia merasa sangat gembira, merupakan sumber dorongan semangat bagi dia untuk terus mengatasi semua kesulitan dan berkaitan dengan pekerjaan pengajaran. Ada banyak pelajar yang terkena autisme ringan, karena mendapat perawatan dan pengajaran dari dia, sekarang telah berkembang menjadi normal dan pindah ke klas-klas integrasi di sekolah. Bu guru Nguyen Dang Thuy Tien dari SD Tran Quoc Toan, orang yang berkaitan dengan Bu guru Hong selama ini memberitahukan: “Saya telah bekerja bersama dengan ibu Bru Hong selama bertahun-tahun ini, maka saya melihat dia sangat bersemangat. Bagi program berbaur ini, Bu guru Hong sangat mendapat hati para orang tua pelajar, karena dia menyediakan semua kemampuannya untuk mengajar”.
Pada tahun ini, meski usianya sudah 30 tahun, belum pernah menjadi ibu, maka Bu Bu Hong menganggap para pelajar sebagai anak-anaknya sendiri yang tercinta. Dia mengerti tentang keadaan keluarga setiap anak-anak, mengerti tentang karakter dan situasi penyakit dan kemampuan bekembang setiap pelajarnya. Pak guru Le Thai Minh Hau, Kepala SD Tran Quoc Toan menilai: “Ibu guru Hong sangat bertanggung-jawab, mengatasi semua kesulitan karena keluarganya juga tidak begitu mulus. Dia harus menghidupi seorang adiknya yang kesehatannya tidak baik, maka dia telah harus mengorbankan diri sendiri. Bu guru Hong adalah orang yang mengerti tentang anak-anak, maka berhasil mengajar anak-anak menjadi anak-anak baik, dicintai oleh anak-anak dan mereka mencapai kemajuan, oleh karena itu, sekolahan ini memberikan penilaian sangat tinggi, terutama kemampuannya”.
Berkaitan dengan kejuruan dan mencintai anak-anak. Bu guru Hong menginginkan agar pada waktu mendatang, akan ada banyak tempat yang menerima pekerjaan merawat dan mengajar anak-anak autis, kurang berkembang dan para guru mendapat lagi bantuan tentang kejuruan untuk membantu anak-anak ini bisa hidup secara mandiri dan kemudian menjadi orang yang bermanfaat terhadap keluarga dan masyarakat.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ
