(VOVworld) – Tahun 2014 ini adalah tahun pertama Vietnam menyelenggarakan Hari Bahagia Internasional (20 Maret), setahun setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan peristiwa ini di seluruh dunia. Penyelenggaraan Hari Kebahagiaan Internasional berskala nasional yang diselenggarakan oleh Vietnam pada tahun pertama memperlihatkan upaya Vietnam dalam meningkatkan kualitas kehidupan rakyat, menuju ke perkembangan yang berkesinambungan.

Rakyat etnis minoritas mendapat pemeriksaan dan pengobatan secara pernamen.(Ilustrasi).
(Foto: www.cpv.org.vn)
Haluan-haluan dan kebijakan besar semuanya menuju ke kebahagiaan rakyat
Kalau ditinjau pad aspek sejarah, sejak lahirnya negara Republik Demoktasi Vietnam yang sekarang adalah Republik Sosialis Vietnam, maka kebahagiaan untuk rakyat menjadi salah satu diantara 3 isi penting yang selalu dituju, disamping kriterium kemerdekaan dan kebebasan. Kenyataan pada tahun- tahun ini memperlihatkan bahwa semua haluan dan kebijakan besar dari Partai dan Negara yang diberlakukan untuk membawa kehidupan yang cukup sandang, cukup pangan bagi rakyat dan penjaminan jaring pengaman sosial telah mencapai hasil yang positif.
Terus meningkatkan kualitas kehidupan rakyat.
Sehubungan dengan pencanangan Hari Bahagia Internasional-tahun 2013, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Ban Ki-moon mengatakan bahwa kita memerlukan satu pola ekonomi baru untuk mengidentifikasikan arti pentingnya tiga faktor yang amat perlu bagi perkembangan yang berkesinambungan.Tiga faktor itu meliputi Sosial-Ekonomi-Lingkungan Hidup. Jika berhasil melaksanakan ketiga faktor ini, kita akan mempunyai satu dunia yang berbahagia. Dengan komitmen bahwa Hari Bahagia Internasional akan tidak hanya merupakan satu hari yang punya arti symbolik semata-mata, Vietnam bersama dengan 192 negara anggota PBB mendukung hari ini dengan upaya-upaya meningkatkan kualitas kehidupan, membangun masyarakat yang setara dan berkembang secara berkesinambungan untuk memberikan kebahagiaan kepada rakyat
Hal ini dibuktikan dengan semua target dan solusi tata laksana sosial-ekonomi dari Pemerintah pada tahun 2014 yang sudah diungkapkan oleh Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Tan Dung pada persidangan ke-6, Majelis Nasional Vietnam angkatan ke-13 yang lalu. Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Tan Dung mengatakan: "Melaksanakan secara efektif Resolusi Komite Sentral tentang beberapa masalah dalam kebijakan sosial. Melaksanakan secara sinkron semua solusi untuk memecahkan masalah lapangan kerja, meningkatkan pendapatan kaum pekerja, terutama pekerja di daerah pedesaan. Memperkuat pelaksanaan Program Target Nasional tentang mengurangi kemiskinan secara berkesinambungan. Menyelipkan secara efektif semua program, proyek demi kaum miskin dan daerah miskin. Meninjau kembali dan menyempurnakan kebijakan khusus untuk membantu rakyat etnis minoritas dan daerah- daerah yang menjumpai kesukaran, terutama tentang bahan pangan, pengembangan peternakan dan penanaman dan penjagaan hutan”.
Bersama dengan perkembangan ekonomi, Vietnam menaruh perhatian dan menjamin jaring pengaman sosial juga merupakan satu upaya agar rakyat mempunyai kehidupan yang berbahagia, memberikan sumbangan penting untuk menjamin perkembangan Tanah Air yang berkesinambungan./.
